Cara Memotret dengan Sensor Sidik Jari di Ponsel Android Apa Saja

Advertisement

Cara Memotret dengan Sensor Sidik Jari di Ponsel Android Apa Saja – Smartphone Android dewasa ini hadir dengan berbagai fitur yang sangat menyamankan penggunanya. Beberapa diantaranya mengunggulkan kecanggihan perangkat lunak di dalamnya sementara yang lain hadir dengan perangkat keras atas.

Ambil contoh adalah sensor sidik jari. Fitur ini memiliki fungsi utama sebagai sarana mengamankan perangkat dari tangan-tangan jahil yang ingin membukanya. Pengguna tinggal menempelkan jari ke pemindainya tanpa perlu memasukkan kata sandi setiap saat untuk mengaktifkan layar.

Advertisement

Tapi membuka layar bukanlah satu-satunya yang bisa dilakukan oleh sensor sidik jari. Sensor biometrik ini juga bisa digunakan untuk memudahkan banyak tugas lainnya, seperti memfoto. Sama seperti Pixel dan Pixel XL yang hadir dengan gerakan berbasis sensor sidik jari, antarmuka EMUI Huawei juga menambahkan fungsionalitas tambahan ke pemindai sidik jari. Begitu pula sensor sidik jari pada LG V20 yang terintegrasi ke tombol power. Bagaimana dengan merek lain dengan fitur sidik jari yang dimilikinya?

Untuk ponsel Android merek apa saja, sensor sidik jari bisa digunakan untuk mengambil gambar lewat beberapa pengaturan berikut ini. Cara mengambil gambar dengan sensor sidik jari langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

Advertisement

Langkah 1.

Beberapa merek ponsel Android seperti Hp Samsung misalnya memiliki sensor sidik jari yang sudah mendukung aplikasi kamera, sedangkan untuk yang tidak, pengguna harus mengunduh aplikasi dari Google Play Store. Aplikasi Android yang disebut ‘Dactyl’ (Aplikasi ini tersedia untuk trial maksimal 5 kali, setelah itu pengguna harus membelinya). Alamat linknya untuk Dactyl Trial adalah di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.nyelito.dactyltrial.

Langkah 2.

Setelah mendownload aplikasi dan memasangnya ke ponsel maka segera jalankan. Pada halaman utama aplikasi ini akan menampilkan opsi ‘Open Settings Page’. Ini memungkinkan pengguna untuk mengkonfigurasi pengaturan aksesibilitas dan izin.

Langkah 3.

Setelah pengguna memberikan izin ke semua akses yang dibutuhkan aplikasi, akan ditampilkan semua aplikasi yang didukung Dactyl. Ini mencakup hampir semua aplikasi yang dilengkapi dengan fungsi kamera dalam aplikasi seperti WhatsApp dan Facebook.

Langkah 4.

Setelah pengguna memilih aplikasi mana saja yang ingin digunakan dengan sensor sidik jari untuk memotret, buka aplikasi kamera di ponsel. Pengguna akan melihat pemberitahuan ‘Dactyl Service Running’ tepat di atas tombol rana. Sekarang letakkan jari di sensor sidik jari dan pengguna sudah bisa memotret hanya dengan menempelkan sidik jari.

Sebuah aplikasi yang disebut Fingerprint Gestures pun akan membawa pemindai kecil ini ke tingkat berikutnya. Pada dasarnya, aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk melakukan lebih banyak dengan pemindai sidik jari ponsel mereka.

Sama seperti yang dimiliki ponsel Pixel Google yang dapat menggunakan gerakan menggesek ke bawah pada pemindai untuk menampilkan notification shade, nah Fingerprint Gestures pun dapat menghadirkan fungsionalitas tersebut dan lebih banyak lagi.

Gerakan Sidik Jari tidak akan bekerja jika pengguna menggunakan perangkat lama yang belum memiliki API fingerprint Google atau Samsung. Demikian pula dengan ponsel Android murah yang sudah dilengkapi pemindai sidik jari, ada kemungkinan menggunakan sistemnya sendiri dan bukan API Google.

Cara pasti untuk mengetahui apakah ponsel tersebut tidak menggunakan API Google yaitu dengan memeriksa versi Android. Jika hanya versi Lollipop atau yang lebih rendah, sudah barang tentu tidak menggunakan API Google dan Gesture Sidik Jari tidak akan berfungsi. Selain itu, Gerakan Sidik Jari akan menampilkan pemberitahuan terus-menerus di notification shade.

Setelah aplikasi Fingerprint Gestures diunduh dan dipasang di ponsel, geser toggle slider kecil di bagian atas untuk mengaktifkan aplikasi. Setelah aplikasi diaktifkan, pengguna dapat mulai menyiapkan gesture untuk Single Tap, Double Tap, dan Fast Tap / Swipe.

Tapi disarankan untuk menggulir layar sedikit ke bawah dan mencoba Demo Mode terlebih dahulu. Pada dasarnya, mode demo ini akan memberikan kesempatan kepada pengguna untuk menguji bagaimana Gesture Sidik Jari akan bereaksi dengan model pemindai sidik jari di ponsel.

Setelah selesai mencoba Mode Demo untuk sementara waktu, pengguna dapat menonaktifkannya untuk kemudian masuk kembali ke bagian Gestures. Pengguna sekarang dapat mulai menyesuaikan setiap isyarat gerakan. Ketuk pada Single Tap, Double Tap dan Fast Tape (Swipe) untuk mengaktifkannya.

Aplikasi Gestures Fingerprint akan sangat powerful jika dijalankan di perangkat yang sudah di-root. Beberapa yang bisa dilakukan aplikasi ini cukup dari pemindai sidik jari antara lain : navigasi Back, Home, dan Recent app, mematikan dan menghidupkan perangkat, menggulir ke atas atau ke bawah di aplikasi dan masih banyak lagi.

Cara Memotret dengan Sensor Sidik Jari di Ponsel Android Apa Saja

Advertisement

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.